Tampilkan postingan dengan label other. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label other. Tampilkan semua postingan

Jumat, Agustus 08, 2008

Tony Hawk's Underground

Jika dalam seri Tony Hawk Pro Skater (1-4) pemain dapat berpura-pura menjadi atlet skateboard terkenal, Tony Hawk Underground (THUG) tidak demikian. THUG diluncurkan pekan lalu untuk mesin game PlayStation 2, XBox dan Nintendo Gamecube.

Dalam game ini, pemain akan mengawali permainan sebagai orang tak ternama untuk perlahan-lahan menjadi terkenal. Bahkan, pemain bisa menggunakan wajahnya sendiri untuk ditempelkan sebagai wajah karakter yang ia kendalikan. Meski untuk itu ia harus memiliki hubungan internet menggunakan Play Station 2 Online.

Sama seperti seri Pro Skater, pemain akan melewati tingkatan demi tingkatan dengan memenuhi tugas dan melewati rintangan khusus. Tugas-tugas itu melibatkan manuver di atas papan kayu beroda, yang dikenal sebagai skateboard.

Jika semua tingkatan sudah dilalui dan semua tugas terpenuhi, yang menanti di ujung perjalanan adalah ketenaran. Tentu, seperti lazimnya atlet skateboard, ketenaran akan diikuti dengan kekayaan.

Mengasah Kemampuan, Satu Per Satu
Namun, bukan hanya itu yang didapatkan dari game ini. THUG menawarkan satu aspek yang akan menarik bagi skater idealis. Sepanjang game ini, karakter yang dimainkan akan meningkat kemampuannya sesuai jenis tugasnya.

Misalnya, jika tugasnya berupa menyeretkan bagian bawah papan pada benda tertentu (grind) maka kemampuan itu yang akan meningkat. Ini jelas berbeda dengan seri Pro Skater. Pada Pro Skater, poin diberikan untuk setiap tugas yang selesai, nantinya poin itu bisa digunakan untuk 'membeli' kemampuan apapun yang diinginkan.

Perbedaan berikutnya, dalam THUG pemain bisa menyuruh karakternya jalan tanpa papan. Sebelumnya, karakter hanya bisa lepas dari papan saat lompat atau saat terjatuh.

Game ini juga menyimpan ruang-ruang rahasia, bonus skater dan video skate dalam setiap levelnya. Secara umum, situs Gamespot berani memberi nilai 8.9, cukup tinggi untuk sebuah sekuel.

Iklan Merajalela
Meski aspek permainannya dipuji-puji, game ini dikritik sudah terlalu komersil. Logo-logo produk atau berbagai perusahaan muncul disana-sini, seperti layaknya sebuah kompetisi skateboard. Padahal, game ini banyak mengambil lokasi di daerah-daerah kumuh.

Pemain juga diberi 'kebebasan' untuk memasang logo perusahaan apapun pada karakternya. Ini termasuk beberapa logo perusahaan non-skateboard.

Karena terlalu komersilnya, ada beberapa tugas yang harus dilakukan di depan toko gerai makanan franchise tertentu. Artinya, saat pemain berusaha menyelesaikan tugas itu, nama toko itu akan terlihat dengan jelas. Namanya juga sponsor. (wsh)

Kenapa Kita Cinta "Sneakers"

Sneakers berkembang jauh melewati fungsi aslinya. Kini sneakers enggak hanya dikenal sebagai sepatu yang menemani kita setiap kali berolahraga. Sneakers sudah menjadi bagian dari gaya hidup kita. Bahkan, ketertarikan mengumpulkan sepatu olahraga atau malah mendalami kultur sneakers bukan lagi hal yang basi.

Tingkat penjualan sneakers mengalami masa kejayaannya sendiri. Di Amerika setiap tahunnya terjadi transaksi penjualan sneakers lebih dari 13 miliar dan lebih dari 350 juta pasang sneakers terjual.

Enggak kerasa perkembangan sneakers era per era melahirkan ikon sneakers-nya sendiri. Sean Penn dalam film Fast Times at Ridgemont High (1982) terlihat sangat cool kala mengenakan sneakers Vans tipe Slip-On. Sneakers yang aslinya dikonsumsi untuk anak skate mencatat rekor penjualan tertinggi, jauh melewati penjualan sepatu olahraga jenis lain.

Hal ini membuat Vans direken sebagai leader dalam hal sepatu khusus extreme sport. Belum lagi loyalitas brand yang dibangun Vans, jauh melewati loyalitas brand lainnya, termasuk Nike, salah satu brand sneakers paling populer di dunia. Nike, yang mencoba masuk ke pasaran extreme sport, gagal total. Banyak anak skate yang memutuskan untuk memakai pin pelesetan slogan Nike, ”Don’t Do It”, demi melakukan penolakan terhadap Nike.

Hal itu terus berlanjut. Memasuki era 1990-an sampai 2000-an, popularitas Vans Slip On enggak pernah drop. Kala personel Blink 182 memakai Slip On motif papan catur, banyak remaja (termasuk kita) berburu Vans Slip On.

Film

Enggak hanya Vans, beberapa merek juga mempunyai ikonnya sendiri. Semisal, Asics Onitsuka Tiger tipe Tai Chi yang dipakai Bruce Lee dalam beberapa filmnya. Sepatu yang aslinya diproduksi tahun 1960-an sampai 1970-an naik lagi popularitasnya kala Quentin Tarantino merilis Kill Bill Vol. 1 (2003). Ingat kan, pertarungan The Bride (Uma Thurman) di dalam bar Jepang menggunakan jaket dan celana training warna kuning? Sepatu warna kuning yang dia pakai adalah Asics Onitsuka Tiger versi Tai Chi.

Kocaknya biarpun yang dipakai adalah versi Tai Chi, yang laku di pasaran malah Asics Onitsuka Tiger versi Meksiko. Sepatu yang aslinya diproduksi tahun 1966 ini laku keras sekitar satu tahun belakangan ini.

Deretan musisi juga membantu memopulerkan merek tertentu. Joey Belladona, vokalis Anthrax, sempat memakai Converse All Stars Chuck Taylor dan bikin hype tersendiri.

Toh, popularitas Converse All Star, khususnya Chuck Taylor, bukan dikarenakan Belladona. Jauh sebelum Belladona memakai sepatu ini, Converse All Star sudah menjadi legenda tersendiri sampai sekarang.

Buat sekadar info, Converse All Star bisa dibilang sneakers paling tua dan masih eksis sampai sekarang. Diciptakan pertama kali tahun 1917, tetapi baru memakai nama Converse All Star Chuck Taylor sekitar tahun 1923. Chuck Taylor sendiri merupakan seorang legenda bola basket Amerika.

Biarpun dirasa keras dan enggak terlalu nyaman kala dipakai dan modelnya terlihat kuno, tetap saja Converse All Star punya penggemarnya sendiri. Popularitasnya makin naik ketika tahun 1970-an sampai 1980-an diperkenalkan warna All Star lain selain putih.

Selain Belladona, masih banyak musisi dan bintang film lain yang ikut memopulerkan sebuah jenis sneakers. Run DMC, misalnya. Geng rapper asal New York ini sempat memopulerkan Adidas Stan Smith versi velcro. Atau malah Jackie Chen yang sempat mejeng memakai Reebok Insta Pump.

Selain seleb, olahragawan juga menjadi penyumbang paling besar dalam pemasaran sebuah tipe sneakers. Lihat Michael Jordan, dengan seri Nike Air Jordan. Mulai dari seri Air Jordan I (1985) sampai Air Jordan V (1990), enggak ada yang enggak laku.

Selain itu, masih dari gemerlapnya panggung NBA, ada Nike Air Force 180, yang dipakai Charles Barkley. Atau Dee Brown yang memopulerkan Reebok Pump Omni kala memenangi Slam Dunk Contest NBA All Star tahun 1991.

Gaya hidup

Sadar atau enggak, sneakers memang sudah menjadi pelengkap gaya hidup. Musik, film, olahraga, dan fashion, semua berhubungan dengan benda yang satu ini. Beberapa jenis sneakers bahkan menjadi ciri khas sebuah genre musik.

Ingat lagu Korn berjudul A.D.I.D.A.S, walaupun nih lagu enggak ada hubungannya sama merek sepatu berlambang tiga garis tersebut, tetap saja sebagai rasa terima kasih karena di-endorse Adidas, Korn membuat lagu dengan judul seperti itu. Selain Adidas Stan Smith, Puma Suede juga punya kaitan erat dengan pemusik hip hop. Atau malah belakangan Nike Dunk menyusul fenomena Vans Slip On yang sering dipakai anak- anak Emo.

Perkembangan sneakers sebagai sebuah ikon fashion dan gaya hidup berbanding lurus dengan perkembangan dunia fashion. Beberapa produsen sneakers membuat beberapa desain sepatu limited edition, yang khusus dibuat untuk sebuah merek fashion tertentu.

Merek clothing Bathing Ape, misalnya, yang sempat membuat kolaborasi bareng Adidas Stan Smith. Atau Reebok yang membuat edisi khusus Reebok G Unit untuk meng-endorse grup rap G Unit. Atau Puma yang pernah berkolaborasi bareng seorang desainer Jepang bernama Mihara Yasuhiro.

Kegilaan akan sebuah kultur baru ini juga melahirkan beberapa event eksibisi. Salah satunya adalah Sneaker Pimp. Eksibisi ini disebut-sebut sebagai salah satu eksibisi sneakers terbesar di dunia. Sebagai sebuah eksibisi sneakers, event ini termasuk besar. Diadakan di 45 negara dan didatangi lebih dari 300 artis yang melakukan customized sneakers.

Enggak perlu jauh-jauh. Indonesia pun sudah mulai melakukan hal itu. Sabtu (27/8) lalu, di Museum Gajah diadakan sebuah eksibisi sneakers, yang bergabung dengan pameran urban art macam graffiti dan pameran desain grafis.

Acara yang bernama Mediumrare: Sneakers & Art Exhibition ini memajang lebih dari 250 pasang sepatu collector items, beserta beberapa sneakers yang sudah di-customized oleh beberapa artis lokal. Diadakan hanya satu malam dan enggak heran pengunjungnya membeludak.

Sayang, apresiasi pengunjung yang datang ke sana masih melihat sneakers sebagai sebuah barang dagangan. Padahal, apa yang dipamerkan di sana sudah enggak bisa dipandang lagi sebagai sebuah produk industri, melainkan sebuah karya seni. ”Makanya, kami enggak lagi menuliskan sejarah, tetapi hanya seri sepatunya saja,” ujar Taufan dari Footurama.

Well, membuat sebuah tren menjadi sebuah kultur memang bukan hal mudah. Who knows dari Indonesia nantinya akan ada artis-artis yang hobi meng-customized sneakers. Siapa tahu!


Get from : www.kompas.co.id

Sandro Diaz "The Word Champ"

“THE philosophy of skating is ‘fun’, what elsecan I say?", begitulah pendapat Dias tentang olahraga skateboard.

Tak banyak orang yang tahu kalau olahraga skate board lebih populer di Brazil ketimbang di Amerika. Di Brazil, Bob Burnquist, seorangatlet skateboard profesional dikatakan lebih populer daripada selebritimanapun. Meskipun legenda hidup sepakbola, Pele, berada di atasnya. Dan beradadi peringkat ke empat, dialah Sandro Dias, junior Bob Burnquist yang cool,kalem, dan murah senyum.

“THE philosophy of skating is ‘fun’, what elsecan I say?", begitulah pendapat Dias tentang olahraga skateboard yangditekuninya. Dalam dunia skateboard, namanya sangat dipuja. Prestasi Dias yangcukup fenomenal menjadikan dirinya legenda hidup bagi penggemar skateboard diBrazil.

Di Brazil sepakbola adalah dewa.Namun berkat Dias, skateboard menjelma menjadi salah satu olahraga yangmemiliki banyak penggemar. Hal ini karena prestasi Sandro Dias yang suksesmerengkuh gelar juara dunia skateboard lima tahun berturut-turut. Sejak tahun2003 hingga 2007 gelar juara dunia selalu menjadi milik Dias.

Sandro Dias memiliki style dan kekuatan yang unik, ia mampu meluncur di lintasan vert skate danterbang lebih tinggi dari siapapun. Karena itulah ia dijuluki sebagai ‘the kingof the 540’. Ia memiliki lebih dari 12 variasi gerakan berbeda yang berasaldari ‘the 540’.

Aksi-aksinya yang spektakulerseringkali disebut para komentator sebagai sesuatu yang gaib dan terkadang takmungkin dilakukan. Variasi putarannya dalam style 540 melebihi variasi skaters manapun. Ia pun dianggap mampu menjaga konsistensi kecepatan saat meluncurdalam tempo lama. Ia melakukan segalanya seakan-akan terlihat begitu mudah,sebuah bakat alami yang membuatnya disegani banyak orang.

Pada kejuaraan X Games tahun 2004,Dias mengejutkan banyak orang dan menjadi pusat perhatian saat melakukan trik‘The 900’ ala Tony Hawk yang sangat jarang bisa dilakukan oleh para skater pro lain. Dan ia melakukannya dengan sangat sempurna. Hal ini tak pelakmembuatnya meraih medali emas dengan gelar ‘Vert Best Trick’.

Namun fakta menarik lain menyatakan,sebelum Tony Hawk mempopulerkan ‘the 900’.. Sesungguhnya justru Sandro Dias-lahyang pertama kali melakukannya di arena kompetisi. Usai Latin X Games (9 Mei2004), Sandro disebut-sebut sebagai orang ketiga dalam sejarah yang mampumelakukan trik ‘the 900’.

Sandro Dias mengalahkan para atletskateboard beken seperti Bucky Lasek, Andy Macdonald, bahkan seniornya sendiri,Bob Burnquist. Untuk kemudian merebut medali emas di ajang X Games Los Angeles.Saat itu ia melakukan “the 900” yang hampir mustahil dilakukan, ‘backside 540’,‘a nar jar 540’, ‘heelflip’, dan ‘ollie’ yang sanggup memesona para juri danpenonton. Saat itu ia disebut-sebut sebagai calon raja skateboard masa depan.

Sandro Dias seringkali menyapubersih peringkat pada setiap kompetisi yang ia ikuti. Seperti X Games, VansInvitational, serta ajang-ajang lain di manca negara. Ia adalah master ‘Best Trick’ contests.


MAUT. Sandro Dias lahir di Santo Andre, Brazil, 18April 1975. Dias mengawali karierskateboard tahun 1987 saat berusia 12 tahun. Setahun sebelumnya ia mendapatkanskateboard pertamanya sebagai hadiah natal dari sang ayah. 10 tahun kemudian iamulai terjun di kancah profesional.

Saat berusia 11 tahun, Sandro kecildan temannya memasangkan sebuah ban dan skateboard bekas. Ia naik di atasnya,lalu menggunakan alat ‘tradisional’ itu untuk menuruni bukit. Selain itu iajuga sering meminjam skateboard kepunyaan tetangganya, dan mempelajaritrik-trik ringan seorang diri.

Ia membuat sebuah keputusan pentingdalam hidupnya saat memutuskan untuk pindah dari Santo Andre, Brazil ke SantaAna, Kalifornia demi mengejar karier-nya dalam dunia skateboard. Pengorbananitu ternyata berbuah manis. Sandro menyelesaikan musim 2003 dengan suksesbertengger di peringkat pertama dalam World Cup Skateboarding (WCS)

Hal ini karena ia mampu menyabetmedali emas berturut-turut di berbagai kejuaraan penting. Termasuk Latin XGames dan Slam City Jam di Vancouver, Kanada. Style ‘terbang’ Sandroyang unik dan menantang maut membuatnya menjadi salah satu atlet yangpenampilannya paling dinantikan.

Sandro sebenarnya mulai ikutberkompetisi di Eropa pada tahun 1997. Dua tahun kemudian, ia menjadi pesertareguler di ajang X Games dan Gravity Games. Cukup satu tahun, pada 2000, Sandromasuk 10 besar WCS. Tiga tahun kemudian ia memenangkan dua titel sekaligus,yaitu kejuaraan Eropa dan Dunia.

Kendati demikian, Dias tak pernahmenyangka akan menggeluti dunia skate profesional. Sandro bermain skate sekitar2-3 jam per hari. Namun semua hal itu dilakukannya bukan demi kontes ataumengasah keahliannya.

“Ini semua karena aku menyenanginya.It’s really fun. Aku bisa menghabiskan waktu dengan teman-temanku dilintasan skate. Inilah saat terindah dalam hari-hariku,” terang Dias yangdikontrak oleh Reef, Red Bull, LG, Oakley, Positiv dan Flyramp. Sebuah pendapatyang ringan, fresh, dan membuat kagumpara penggemar skate.

Diluar kesibukannya sebagai atlet,Sandro adalah orang yang sangat berdedikasi terhadap hal apapun dalam hidupnya.Ia adalah seorang pekerja keras dan mahasiswa yang tetap berjuang menyelesaikankuliahnya di jurusan Bisnis Manajemen. Selain itu ia bekerja sebagai karyawanpada perusahaan mineral ayahnya.

GOSIP. Tak seperti kalangan selebriti umumnya,kehidupan pribadi Sandro pun jauh dari paparazzi dan pemburu gosip. Ia dikenalsebagai seorang yang sangat patuh dan mengidolakan orangtuanya, terutama sangayah. Kehidupan cintanya pun tergolong tenang, jauh dari hiruk pikuk kehidupan jetset yang bertabur kemewahan dan blitz kamera.

Ia menjalin hubungan cinta yangcukup serius dengan Fabiola Da Siva, seorang atlet rollerblade yang cantik danberprestasi. Ternyata langkah ini menimbulkan sebuah rezeki, yaitu munculnya LGsebagai sponsor yang menyokong mereka dalam ‘LG Action Sports World Tour’.

Sandro dikenal sebagai seorang yangpantang menyerah dan tak mudah putus asa. Pada tahun 2006 di ajang LouisvilleDew Tour, Dias pernah menempati urutan ke 19 saat awal-awal turnamen. Namunmotivasinya yang begitu tinggi membuatnya sanggup terus menanjak. Sejumlahtriknya yang dinilai sangat berani, termasuk ‘backside 540’, membuat Sandrofinish di urutan ke 6.

Aksi-aksinya yang spektakuler diajang X Games menunjukkan pada khalayak, termasuk para jagoan skate, bahwaseorang Sandro merupakan ancaman yang akan mendominasi kejuaraan skate. Iadinilai hebat dalam trik apapun dan situasi bagaimanapun. FAISAL/Foto Istimewa


Prestasi
2007 Dew Tour,Orlando, FL - Vert: peringkat 8
2007 T-Mobile ExtremePlayground, Berlin, Germany - Vert: peringkat 4
2007 X-Games Mexico,Mexico City - Vert: peringkat 3
2007 X Games, LosAngeles, CA - Vert: peringkat 10
2007 WorldChampionship Of Skateboarding, Rotterdam, Netherlands - Vert: peringkat 2
2007 Mystic SK8 Cup,Prague, Czech Republic - Vert: peringkat 1
2007 Copenhagen Pro,Denmark - Vert: peringkat 2
2007 Asian X Games,Shanghai - Vert: peringkat 2
2007 Vodafone X-Air,Wellington, New Zealand - Vert: peringkat 1
2007 Oi Rio VertJam, Rio de Janeiro, Brazil - Vert: peringkat 1
2006 LG ActionSports World Championships, Dallas, TX - Vert: peringkat 2
2006 Dew TourOverall Standing - Vert: peringkat 2
2006 Dew Tour,Orlando, FL - Vert: peringkat 10
2006 Dew Tour, SanJose, CA - Vert: peringkat 2
2006 X Games, LosAngeles, CA - Vert: medali emas
2006 Dew Tour,Denver, CO - Vert: peringkat 2
2006 Action SportsWorld Tour, Richmond, VA - Vert: peringkat 1
2006 Global Assault,Melbourne, Australia - Vert Best Trick: peringkat 2
2005 Asian X Games -vert: peringkat 1
2005 X Games - Vert:Bronze Medalist, Best Trick: peringkat 4
2005 & 2004Asian X Games - Vert: medali emas
2005 Year-EndRanking (European): peringkat 1
2004 & 2003 VertYear-End Ranking (World): peringkat 1
2004 LG ActionSports Championships-U.S. Skateboarding Championships Vert Champion
2004 LG ActionSports Asian Tour, Shanghai, China: peringkat 1
2004 West 49Canadian Open: peringkat 1
2004 USSkateboarding Champs : peringkat 1
2004 MobileSkatepark Series, Sacramento, CA: peringkat 1
2004 X Games - VertBest Trick: medali emas
2004 MobileSkatepark Series, Dulles, VA: peringkat 1
2004 & 2003Latin X Games - Vert: medali emas
2003 LG ActionSports Championships-U.S. Skateboarding Championships -Vert: medali perak
2003 West 49Canadian Open - Vert: peringkat 3
2003 Vans TripleCrown Overall Ranking (Vert): peringkat 4
2003 X Games - BestTrick: medali perak
2003 Mystic SK8 Cup- Vert & Best Trick: peringkat 1
2003 Slam City Jam:peringkat 1
2003 Globe WorldCup: peringkat 1
2003 & 2002Gravity Games - Vert Best Trick: medali perunggu
2002 Tampa Pro -Vert: peringkat 1
2002 Latin X Games -Vert: medali perak
2002 X Games VertBest Trick - perak
2000 X Games VertDoubles - perunggu

About Skateboarding

Skateboard”, Ajang Ukur Nyali yang ’’Cool’’
menunggu giliran, kamu bisa kok dapat skateboard bagus dengan harga damai. Caranya,”Sering-sering saja main ke Senayan, nunggu lungsuran dari pemain-pemain.

HARUS MULUS - Melakukan slalom dan melompat dengan ”skateboard” harus dilakukan dengan mulus, kalau nggak risikonya jatuh.

Wuuuzzh...kriet... kriet...gubrak ! Ups, jatuh lagi dari ”skateboard”. Untung nggak sampai patah tulang, cuma luka sedikit. Maklum mau jadi pemain ”skateboard” alias ”skater” pro. Jadi harus banyak latihan. Kalau jatuh, luka, terkilir, apalagi sampai patah tulang, itu sih risiko yang harus ditanggung. Kalau kata Adrian Kondang, pelajar kelas III SMUN 67 Jakarta Timur, ”Yang begituan sih sudah biasa, kalau cuma benjol, luka korengan, atau patah.”

Biasa? Memang ya. Soalnya skater lain juga mengaku nggak masalah kalau luka. Mereka kompak bilang kalau skateboard itu, kegiatan menguji nyali yang paling cool. Main skateboard memang penuh resiko.

Harus ada rela berkorbannya, kulit jadi nggak mulus lagi, banyak bekas luka dan bekas jahitan, dan bisa-bisa patah tulang. Tapi jarang skater yang ’’pensiun’’ cuma gara-gara itu.

”Ya nggak tahu juga yah, mungkin karena penasaran, emang jadinya ketagihan, kayak nyandu gitu,” aku Ramadhani, Mahasiswa IKJ yang bahunya pernah patah sampai dua kali. Biar sudah sempat digebet dukun patah, Rama nggak kapok tuh terus ikutan main skateboard.

Tristian Morey (10 tahun), siswa Jakarta International School (JIS), juga punya alasan yang sama. Dengan logat Australianya, Tristian mengaku senang main skateboard karena menantang.

Tetapi main skateboard memang nggak cuma butuh otot yang kuat, namun juga kecerdasan. Berhasil menguasai trik dan mampu memvariasikan gerak adalah sebuah tantangan. ”Skateboard itu permainan yang banyak gayanya. Jadi semakin mendalami, semakin penasaran,” jelas Ervin Pierre Kawonal, manajer tim Quick Silver, yang sekarang sibuk mencari skater berbakat yang mau disponsori.

”Sudah bisa trik yang ini, pingin bisa juga trik yang lain.

Pokoknya nggak ngebosenin deh,” promosi Ervin lagi. Jadi nggak salah kalau banyak yang bilang, main skateboard itu bikin penasaran dan ketagihan.

Misalnya saja ingin menguasai gerakan ollie atau lompat dengan skateboard, sekali coba belum bisa, pasti bakal diulang sampai kita mahir. Giliran sudah jago ollie, penasaran ingin menguasai gerakan dasar skateboard lainnya yang namanya flip. Ini adalah memutar skateboard saat skater melompat.

Belum lagi yang namanya board slide, atau meluncur di atas media (bisa pipa besi atau kotak kayu) dengan menggunakan sisi papan skate bagian bawah.

Terus lagi grind, gerakan yang nggak jauh beda sama board slide tapi titik tumpunya ada di truck (besi yang menghubungkan roda kiri dan kanan skateboard). Selanjutnya, pasti bisa puas kalau juga sudah bisa melakukan gerak manual (jalan dengan dua roda saja). Semua itu gerakan menantang dan berbahaya. Terbayang jadinya apa, kalau kita nggak sempurna melakukan setiap gerakannya? Ehm...lagi-lagi risiko tanggung sendiri.

Beli Bekas

Kumpulan skater kebanyakan punya rasa solidaritas yang tinggi. Yang belum punya skateboard, nggak perlu terlalu minder, soalnya pasti dipinjami. ”Kalau mau pinjam, datang ke Senayan jam empat sore, soalnya kebayakan anak-anak di sini baru mulai main habis magrib,” ujar Ervin bikin penawaran menggiurkan.

Cuma yang sudah-sudah, skater pemula alias yang baru belajar, paling suka membuat skateboard cepat rusak. Ihik...habis jatuh terus sih.

Kalau cuma sekali dua kali pinjam masih sah-sah saja, asal jangan keterusan. Yang paling asyik, sudah pasti punya skateboard sendiri. Mau beli baru atau bekas, nggak masalah, yang penting bisa latihan dan main bareng.

Di Jakarta, tempat yang paling lengkap menyediakan segala macam peralatan skateboard ada di Mal Taman Anggrek. Mau punya yang baru atau lihat perkembangan alat dan aksesorisnya, boleh datang dan beli di sini. Tapi di Senayan juga banyak yang jual papan-papan skate bekas tapi layak pakai. Nggak beda sama di daerah Pulomas dan juga di Pasar Senen.

Bocoran harga skateboard yang paling murah dan standar untuk latihan, berkisar antara Rp 200.000 sampai Rp 300.000. ”Harga segitu bisa sudah dapat skateboard lengkap. Tapi kualitasnya tahu sendiri. Apalagi yang pakai baru belajar, bisa-bisa belum lancar main, papannya sudah patah,” cerita Kondang (17
tahun).


”Kalau mau beli baru, ya harga toko. Paling murah papan harganya Rp 400.000. Kalau mau lengkap semua bisa sampai Rp 1.500.000. Yang paling bagus, dari mulai papan, roda, truck, bering, bisa sampai Rp 2.000.000 lebih. Tapi nggak usah khawatir, sekarang hardware-nya udah banyak dijual di sini,” jelas Ricco Pramono, skater peringkat lima nasional panjang lebar. Ricco juga sempat membintangi dua buah iklan gara-gara keterampilan yang dikuasainya ini.

Tapi, asal rajin dan sabar menunggu giliran, kamu bisa kok dapat skateboard bagus dengan harga damai. Caranya, ”Sering-sering saja main ke Senayan, nunggu lungsuran dari pemain-pemain amatir,” canda Ervin.

Maksudnya, skater tingkat amatir di Indonesia, umumnya sudah dikontrak sponsor. Skateboardnya dijatah ganti dua bulan sekali. Jadi kalau memang benar ingin dapat skateboard bagus, biar sebenarnya papannya juga sudah gumpal-gumpal sedikit, bisa beli dari mereka. ”Ya soal harga bisalah setengahnya,” ujar Ervin dengan nada sedikit serius.

Yap, sebenarnya itu hanya untuk persahabatan saja, hitung-hitung untuk kaderisasi, sebab skater amatir nggak sembarangan menghibahkan skateboard ”bekas”-nya.

Agar kualitas tetap terjaga, jangan sekali-kali skateboard kamu itu terkena air, apalagi sampai masuk got. Wah, siap-siap sedih deh. Soalnya papan skateboard sensitif banget sama yang namanya air. Ujung-ujungnya bisa bikin papan skate kita nggak awet lagi alias cepat lapuk.

”Kalau abis main, kerusakan pasti ada, makanya mending mainnya di lapangan yang udah diaspal, jangan di jalanan depan rumah, nyesel kalau udah masuk comberan,” cerita Kondang sedikit kasih tips.

Hal itu juga dibenarkan Rama. ”Perawatan skateboard sih biasa aja, yang penting jangan kena air. Kalau bering, paling dikasih oli khusus biar rodanya muter stabil,” jelas Rama menguatkan tips Kondang, ”Kalau untuk papan, biasanya diolesin wax, semacam krim yang fungsinya melicinkan papan. Biar kalau lagi bergaya board slide, jalannya jadi mulus. Kalau papan mulai gumpal, juga jangan didiamkan saja, cepat dempul dengan araldit. ”Cari aja di toko bangunan, pasti ada,” tegas Ervin.

Tempat Ngumpul

Buat yang mau mulai nonton atau ikutan main skateboard, coba deh lihat di kompleks kamu. Kalau pas lagi demam skateboard, kita bisa nonton atau ikutan main skateboard.

Seperti Kondang, Dion Permadi (18 tahun), Rangga Haryo Pambudi (16 tahun), dan Aditya Gia Pratama (14 tahun), yang rutin main skateboard di seputar kompleks mereka. Tapi untuk menanbah wawasan dan persahabatan, mereka sesekali main ke Senayan juga main bareng dengan anak kompleks lainnya.

Kabarnya sih, jadi banyak yang main skateboard begini, gara-gara sekarang sering diadakan kompetisi skateboard. Beberapa sponsor ada yang menggelar kompetisinya dua bulan sekali sampai pernah ada yang menggelar kompetisi seminggu sekali. Itu di luar ajang bergengsi yang digelar Indonesian Skateboard Association (ISA).

ISA sendiri rutin menggelar empat putaran kompetisi dalam setahun untuk menentukan juara nasional. ”Juara nasional itu diadu lagi se-Asia di Jakarta dalam kompetisi yang namanya Rush X. Juara dari Rush X berhak ikut Extreme Game untuk wilayah Asia,” jelas Ervin yang duet bareng sahabatnya Rizal, juga memproduksi komik sendiri bertajuk ”Mat Sabet”.

Biar nggak kuper, kebanyakan skater melihat perkembangan gaya dan trik dari VCD, Video VHS atau Playstation. Jadi nggak pernah mati gaya, ada saja kreasinya. ”Tahu nama dan gerakan skateboard kebanyakan dari nonton VCD, sama playstation juga,” ujar Kondang.

Kalau mau juga tahu gerakan skater Senayan, coba saja cari video produksi mereka berjudul Dream Sequence dan Amnesa (Amateur Indonesia)
yang informasi selanjutnya bisa di lihat lewat website www.senayanskateboarders.com Ya udah, nggak usah tunggu lama lagi, kalau bener mau ngukur nyali, ngasah otak sekaligus mau jadi remaja cool, coba skateboard sekarang juga.

BUTUH KECERDASAN- Main skateboard nggak cuma perlu otot kuat dan nyali gede, tapi juga butuh kecerdasan, misalnya ketika melakukan adegan
melompat rintangan.


get from : www.senayansk8.com

Game Skate


Setelah banyak sekali bermunculan sekuel-sekuel dari Tony Hawk, mulai dari Tony Hawk’s Pro Skater, hingga Underground dan Project 8, ternyata masih juga tidak mampu menggapai kesuksesan. Electronic Arts mengambil kesempatan ini dengan meluncurkan game skateboard terbarunya yang diberi judul “Skate”, dengan menampilkan kualitas grafis High Definition. Namun, dalam hal gameplay, mampukah Skate bersaing dengan Tony Hawk buatan Activision?

Create Your Own Skater

Memulai karir dalam game ini, kamu akan diminta untuk membuat karaktermu sendiri, sekaligus mendesain skateboard yang akan kamu gunakan. Kamu bisa mengubah penampilan karakter, mulai dari wajah, bentuk kepala, dan postur tubuh. Selanjutnya kamu harus memilih pakaian yang sesuai untuk karaktermu. Berikutnya adalah menambahkan sejumlah accessories yang ingin kamu gunakan, seperti wristband, belt, dan watch. Yang terakhir adalah mendesain papan skateboard untuk karaktermu sendiri. Kamu juga diharuskan untuk memilih stance karaktermu. Masing-masing jenis stance akan memberikan gaya bermain skateboard yang berbeda-beda. Kamu akan menjumpai berbagai macam NPC dengan stance yang berbeda-beda di sepanjang career. Setelah selesai membuat karaktermu sendiri, kamu bisa memulai karir, atau bermain secara bebas dengan menggunakan karakter yang telah kamu buat sebelumnya.

Neat Tricks

Seperti biasa, dalam bermain skateboard kamu harus melakukan berbagai macam trick untuk mengumpulkan score sekaligus membuat kagum pemain skateboard lainnya. Trick dasar dalam Skate dibagi menjadi 3 macam, yaitu Flips, Grinds, dan Grabs. Ketiganya masing-masing masih dibagi lagi menjadi Basic, Medium, dan Advanced. Basic tricks merupakan trik dasar yang sangat mudah untuk dilakukan. Penggunaan medium trick sedikit lebih sulit, dan advanced trick berisi trik-trik yang cukup sulit untuk dilakukan. Kamu tentu akan mempelajari semua trik yang ada mulai dari tingkat basic.

Flips merupakan trik yang membuat karakter membalik-balikkan papan skateboardnya di udara. Terdapat berbagai macam flips yang bisa kamu lakukan. Trik dasar yang paling mudah adalah melompat biasa, yaitu Ollie. Kemudian kamu juga akan diajari cara melakukan flip trick seperti Heelflip, Backflip, dan lain-lain. Grabs berisi trik-trik yang berhubungan dengan memegang skateboard maupun menjaga keseimbangan sewaktu berpegangan di tepi obyek seperti tembok dan pagar. Sedangkan grinds berisi trik-trik bermain skateboard dan meluncur di atas pagar besi dan sejenisnya.

Terdapat tutorial mode yang bisa kamu akses untuk mempelajari trik-trik yang ada dalam game ini. Namun, memulai karir juga akan memberikan tutorial yang sama pada bagian awal karir. Apabila seandainya kamu lupa cara melakukan salah satu trik yang sudah pernah diajarkan sebelumnya, kamu bisa mengulang kembali tutorial sebelumnya. Namun, apabila kamu tidak mau ambil pusing dan menunggu loading yang memakan waktu, bisa lebih cepat dengan cara mengakses trickbook yang disediakan. Buku ini berisi semua trik yang ada, serta menandakan trik-trik yang telah kamu pelajari dalam karir. Melalui buku ini pula kamu bisa melihat cara yang tepat untuk melakukan trik tertentu.



Setelah kamu mempelajari trik-trik dasar yang ada, selanjutnya kamu akan mendapat tutorial yang menjelaskan tentang bagaimana mengkombinasikan trik-trik yang ada. Sebagai contoh, ketika kamu akan diajari tentang cara melakukan Manual, kamu juga disuruh untuk mengawali manual tersebut dengan heelflip, jadi kamu harus mengkombinasikan heelflip dengan manual. Dalam game ini kamu juga akan menjumpai berbagai macam kombinasi lainnya, apalagi mengingat bahwa tempat yang bisa kamu jelajahi juga cukup luas dan obyek-obyek yang ada juga sangat bervariasi. Jadi kamu bisa mencoba mengkombinasikan sendiri trik-trik yang ada dengan memanfaatkan lingkuangan sekitarmu.

Stylish Controls

Kontrol dalam Skate cukup mudah untuk dikuasai. Dua tombol, yaitu A dan X digunakan untuk mempercepat laju skateboard, yang mana masing-masing merepresentasikan kaki kanan dan kaki kiri. Begitu pula dengan grab yang menggunakan tombol RT dan LT. Tombol RT akan membuat karakter memegang skateboardnya dengan menggunakan tangan kanan, sedangkan LT menggunakan tangan kiri. Kedua tombol ini bahkan juga bisa kamu tekan bersamaan sehingga karakter akan memegang skateboard dengan kedua tangannya.
Berikutnya adalah cara melakukan flips, yang bisa dibilang cukup mudah tetapi menyenangkan untuk dilakukan. Untuk berhasil melakukan suatu flip, kamu hanya perlu menggerakkan right analog stick ke arah yang benar, sesuai dengan flip yang ingin kamu gunakan. Sebagai contoh, untuk melakukan Ollie, kamu hanya perlu menggerakkan right stick ke bawah kemudian ke atas. Terdapat kombinasi lain seperti menggerakkan RS ke atas, kemudian bergerak 90 derajat ke kanan. Kombinasi untuk flip trick lainnya akan diajarkan melalui tutorial yang tersedia.

Grind juga tidak sulit untuk dilakukan, yang penting kamu bisa melompat dan mendarat di obyek yang ingin kamu gunakan untuk melakukan grinding dengan tepat. Apabila pendaratan tidak tepat ke atas obyek, maka karakter bisa saja terjatuh. Namun kamu tidak perlu khawatir, karena untuk menepatkan karakter untuk melakukan grinding tidaklah sulit, pemain akan sedikit dibantu sehingga karakter lebih sering sukses dalam melakukan grinding.



It’s Time to Begin Your Skateboarding Career

Dengan menggunakan karakter buatanmu sendiri, kamu bisa memulai karir baru. Pada awal karir ini, kamu akan menjumpai beberapa NPC yang akan mengajarkanmu beberapa trik dasar. Kemudian kamu bisa mulai menantang NPC lainnya untuk menyelesaikan challenge yang ada, dengan menggunakan trik-trik yang telah kamu pelajari sebelumnya. Apabila kamu berhasil memenangkan suatu challenge, maka rating karaktermu akan meningkat. NPC lain akan mulai bermunculan. Beberapa dari mereka akan mengajarkan trik-trik baru yang lebih sulit, sekaligus lebih keren. Beberapa NPC lainnya akan memberikan challenge baru untuk kamu selesaikan.

Terdapat challenge di mana kamu diharuskan untuk saling mengcopy trik dengan seorang NPC lain. dalam setiap challenge terdapat restriction yang berbeda-beda. Sebagai contoh, suatu challenge hanya memperbolehkan kamu untuk berlomba dengan menggunakan flip tricks saja, dan tidak boleh mengulang trik yang sama. NPC tersebut akan melakukan sebuah trik, kemudian harus kamu copy. Apabila kamu berhasil, maka NPC tersebut akan menggunakan trik lainnya. AI dalam game terasa cukup pandai, sekaligus realistis, di mana NPC pada awal karir jauh lebih bodoh dibandingkan dengan pertengahan karir. Pada awal karir, NPC sering gagal melakukan trik karena terjatuh. Bahkan mereka juga kadang-kadang mengulang trik yang sama sehingga dianggap melanggar peraturan. Selanjutnya kamu akan bergantian memberikan trik untuk dicopy oleh NPC tadi. Apabila ia gagal meniru trikmu, maka ia akan mendapatkan huruf S. Lima kali mengalami kegagalan, ia akan mendapatkan kata SKATE, yang sakligus menunjukkan bahwa kamu telah memengangkan challenge ini.

Berhasil memenangkan suatu challenge, selain meningkatkan rating dan memunculkan NPC baru, ternyata juga memberikan sedikit uang yang kemudian bisa kamu habiskan untuk membeli pakaian, aksesori dan papan skateboard baru.

Selama karir berlangsung, kamu bisa dengan bebas menjelajahi kota yang dibagi menjadi 4 area, yaitu Suburbs, The Res, Downtown, dan Old Town. Keempat area ini masing-masing berisi NPC yang berbeda-beda, yang berarti juga berisi challenge yang berbeda-beda. Kamu akan memulai karir di Suburbs. Untuk pergi ke area lain, kamu bisa memanfaatkan fasilitas train station yang ada di tiap area.



Bermain dalam karir, kamu akan melihat adanya rumah sakit di kota ini. Dan ternyata karaktermu juga bisa masuk rumah sakit untuk diobati. Terdapat buku Injury Log yang didalamnya berisi catatan tentang berbagai macam kecelakaan yang pernah kamu alami. Jenis cidera ada tiga macam, yaitu bruised (memar), sprained (terkilir), dan broken (patah tulang). Kemudian juga terdapat catatan tentang bagian mana yang mengalami kecelakaan, apakah itu bagian kepala, tulang rusuk depan atau belakang, tangan, atau kaki. Masing-masing bagian tubuh akan dicatat berapa kali mengalami ketiga jenis injury yang telah disebutkan sebelumnya.

Dalam menjelajahi kota, kamu harus berhati-hati ketika menyeberang jalan. Terdapat mobil yang melintas setiap saat. Mobil-mobil di daerah suburbs tidak terlalu berbahaya, mereka akan segera berhenti apabila melintas karaktermu melintas di depan mereka. Berbeda dengan mobil-mobil di area lain yang lebih mewah, seperti Taxi dan Sports Car, mereka menganggap bahwa jalanan yang ada merupakan milik mereka pribadi, sehingga mereka seringkali mengebut di jalan dan tak jarang pula menabrak karaktermu ketika sedang menyeberang jalan dengan sembrono.

Play with Your Friends

Selain mode karir, juga ada freeskate yang bisa digunakan untuk bersenang-senang sekaligus untuk berlatih. Dalam mode ini, kamu bisa dengan bebas mencoba trik-trik yang ada di area pilihanmu, tanpa ada NPC yang memberikan challenge maupun tutorial.

Selain freeskate, juga ada mode Party Play, yang mana bisa dimainkan oleh 2 orang hingga 4 orang. Menggunakan mode ini akan memberikan objective yaitu mencetak score tertinggi dalam 3 kali kesempatan melakukan trik. Secara bergantian, masing-masing pemain akan diberi kesempatan untuk melakukan trik dan memperoleh score sebanyak mungkin. Tentunya mode multiplayer juga tersedia dalam game ini, yaitu melalui XBOX Live. Kamu bisa berlomba dengan pemain lain di seluruh dunia.



Meet the Other Skateboard Players

Developer telah menyediakan beberapa karakter yang bisa kamu gunakan dalam freeskate maupun party play. Mereka adalah Paul Rodriguez, Shingo, Eric, Joel, dan Fabio. Mereka bisa kamu gunakan apabila kamu bosan dengan karakter buatanmu sendiri. Selain kelima karakter tadi, ternyata masih terdapat beberapa karakter tambahan lainnya yang masih terkunci, seperti Alex Chalmers, Chris Cole, Ali Boulala, dan lain-lain. karakter-karakter tambahan ini harus kamu unlock terlebih dahulu sehingga dapat digunakan dalam mode freeskate dan party play.

High Definition Graphics

Kualitas grafis dalam Skate merupakan hal yang diunggulkan EA dibandingkan dengan sekuel Tony Hawks. Desain karakter nampak realistis, mulai dari wajah, postur tubuh, pakaian, hingga skateboardnya. Tekstur papan skateboardnya sangat detil, paint job terlihat jelas, juga bisa diubah sesuai keinginan pemain. Bahkan rodanya juga bisa kamu ganti.

Lingkungan tempat kamu bermain terlihat hidup dan penuh dengan obyek yang bisa kamu gunakan untuk melakukan trik. Seperti pagar besi, tepi atap gedung, tembok yang pendek, bahkan mobil yang ada di jalan, walaupun cukup berbahaya dan beresiko tinggi.

Clipping juga terasa sangat minimal dalam game ini. Karakter hampir tidak terlihat menembus, baik itu karakter lain, maupun obyek disekitarnya. Menabrak obyek akan membuat karakter terjatuh. Sebagai contoh, melakukan ollie untuk dilanjutkan dengan grind, ternyata kaki karaktermu tersangkut pada pagar, maka tubuh karaktermu akan terbalik dan terjatuh ke tanah. Animasi yang ditampilkan ketika melakukan berbagai macam trik boleh diacungi jempol. Para pemain skateboard dalam game jadi terlihat keren ketika sedang melakukan kombinasi trik yang sulit. Sayangnya tidak ada animasi mengambil kembali skateboard ketika telah terjatuh ke tanah, di mana karakter akan langsung berdiri kembali, siap dengan skateboard di kakinya.



Standard Sounds

Kualitas suara tidak tampil sebagus grafisnya. Musik seperti biasanya, disediakan EA Trax untuk memutar musik pada saat berada di menu. Sound effect terdengar cukup nyata, dengan suara mesin mobil di jalanan, suara NPC berbicara, suara roda skateboard yang bergesek pada besi, serta suara karakter yang terjatuh ke tanah dan berteriak kesakitan.

Worth to be Played

Secara keseluruhan, Skate berhasil tampil lebih baik dibandingkan serial Tony Hawks yang telah banyak bermunculan, khususnya dalam hal grafis. Dengan kontrol yang cukup mudah dikuasai, berbagai macam challenge yang disediakan akan mampu kamu selesaikan, bahkan challenge yang sulit sekali pun dengan beberapa kali mencoba. Apabila kamu telah lama memainkan sekuel Tony Hawks, maka tidak ada salahnya kalau kamu mencoba Skate buatan EA Games ini.

Score
Grafis: 9
Sound: 7
Gameplay: 8
Value: 8
Reviewer: 8

Jumlah DVD: 1 keping

Publisher: EA Games
Developer: EA Black Box
Genre: Sport
Release Date: 14 September 2007

kekuranganya :
1.yang pertama di game ini ga ada story mode
2.trus yg ke dua skater ga bisa ngambil papan trus berjalan kayak di dlm game tony hawks.....lagi pula klo udah jatoh ga ada ekspresi badan buat jaga keseimbangan hasilnya malah keliatan kayak orang mati

So,lu pilih game yang mana?
Tony Hawks pro skater atau game baru yang bisa dimainkan x box sama ps3 ini?

Rabu, Juli 30, 2008

TIPS & TRICK MEMILIH part's SKATEBOARD

Untuk memilih skateboard yang kamu sukai nggak usah bingung , Kamu cuma perlu tahu apa sih yang kamu sukai dan ingini dari skateboard.
  1. DECK . sebelum memilih DECK kamu perlu tau Skating macam apa yang sering bakal kamu lakukan. Skating di Skate Park, Vert Ramp dan Pool ( TRANSITION / VERT SKATEBOARD ) Para skateboader ini kebanyakan pake Board yang cukup lebar , dengan ukuran sekitar 8” , 8.25” atau 8.38”. Lain dengan STREET/TECHNICAL SKATE, bebrapa skateboader biasanya lebih nyaman dengan Board yang lebarnya kurang dari 8”. Kalau kamu menyukai kedua jenis tempat ini (BOUTH / ALLTRAIN) Berarti BOard yang dipergunaka dengan ukuran 8”.

  2. TRUCK TRUCK cukup penting karena didalamnya terdapat Bushing karet kecil yang mirip berbentuk donat yang fungsinya sebagai bantalan untuk membelok. - TRUCK dengan bushing yang keras dan kaku membuat Board lebih setabil. - sementara TRUCK dengan bushing yang lunak membikin run begitu mudah melakukanya. NB: untuk pemula , sebaiknya truck disesuaikan dengan ukuran medium bushing.
  3. WHEELS - TRANSITION / VERT SKATEBOARD. ini menggunakan WHEELS dengan ukuran 55-65 mm dengan tingkat kekerasan 97-100a. ini bisa dimulai dengan ukuran 60mm. - STREET / TECHNIKAL SKATE. Ukuran yang digunakan 50-55mm, kekerasan 90-100a. - BOUTH / ALL TERRAIN SKATE. Ukuran yang digunakan 52-60mm dengan tingkat kekerasan 90-100a.
  4. BEARINGS Ukuran (rate) bearing ABEC sekala 1-9 hanya anggka ganjil , Untuk skateboard idealnya 3-5 , lebih halu tidak retak ketika melompat diatas board.
  5. GRIPTAPE Ini cuma selembar fungsunya untuk menutupi board mu , ada beberapa jenis grip tape ada yang kasar dan yang halus ini tergantung beberapa nbanyak uang yang kamu sediakan .
  6. RISES Yang mempunyai fungsi untuk mengerungangi tekanan truck pada board dan mempertahan kan agar whees tidak mengesek board mu.
  7. HARDWARE. Nuts dan Screws terpasang pada board , ada beberapa pilihan warna yang isrimewa ,tapi karena tidak cukup dana cukup cari basic parts. Jadi kalau kamu ingin mimilih skateboard yang ideal dan memenuhi keinginan kamu jangan berpatokan dengan harga skateboard yang mahal .carilah seperti yang kamu inginkan .